top of page

Bagaimana Cara Meningkatkan Engagement Audiens Pada Video?

Diperbarui: 25 Jan

Video kini telah menjadi kebutuhan utama dalam dunia pemasaran modern. Banyak brand yang membuat video tanpa perencanaan matang lalu menyalahkan algoritma saat videonya tidak mampu menarik perhatian penonton.


Sebenarnya, apakah ada hal yang bisa mengatasi hal tersebut? Nyatanya, ada 4 hal yang dapat meningkatkan engagement video:


Adegan branded series Avoskin yang diproduksi Imajinasi.
Adegan branded series Avoskin yang diproduksi Imajinasi.

  1. Pahami Target Audiens Brand Anda

Pastikan video anda relevan dan sesuai dengan target market yang anda tuju agar pesan dari video anda berisiko tidak sampai ke penonton atau bahkan diabaikan.

Dalam memahami target audiens anda, mulai dari beberapa aspek ini:

  • Rentang usia audiens

  • Masalah yang kerap dihadapi mereka

  • Platform digital yang sering digunakan audiens


Studi Kasus: Bagaimana cara membuat video untuk Gen Z?

Sebagai contoh, jika target market anda Gen Z, pastikan video yang anda produksi berdurasi singkat dan bertempo cepat karena platform yang sering digunakan Gen Z adalah Tiktok dan Instagram.


Adegan branded series Avoskin yang diproduksi Imajinasi.
Adegan branded series Avoskin yang diproduksi Imajinasi.

  1. Video Berbasis Storytelling Lebih Menarik Perhatian

Video dengan alur cerita yang kuat cenderung lebih mudah diingat dan dijadikan topik pembicaraan. Buat penonton larut dengan cerita emosional yang anda rancang hingga mereka tidak sadar jika mereka sedang menyaksikan sebuah iklan.

Struktur storytelling yang efektif untuk video brand meliputi:

  • Pain point yang relevan dengan audiens

  • Solusi yang ditawarkan oleh brand

  • Keuntungan yang bisa dirasakan audiens jika menggunakan produk brand anda


Studi Kasus: Bagaimana cara menyertakan storytelling pada video?

Misalkan anda membuat video iklan digital untuk produk kosmetik, alih-alih mempromosikan varian dari produk tersebut, anda dapat menceritakan perjalanan karakter yang dapat mengatasi masalahnya berkat produk kosmetik yang ia gunakan.


Pendekatan ini mampu membuat audiens merasa lebih terhubung secara emosional dengan brand anda.


Adegan branded series Avoskin yang diproduksi Imajinasi.
Adegan branded series Avoskin yang diproduksi Imajinasi.

  1. Kualitas Video Mampu Meningkatkan Kredibilitas Brand

Kualitas visual dan audio dari video dapat mempengaruhi persepsi audiens terhadap brand anda. Visual yang indah, kualitas audio yang jernih, hingga pencahayaan yang sesuai akan mencerminkan dedikasi dan profesionalisme sebuah brand dalam mempromosikan produknya.


Beberapa elemen ini bisa jadi pertimbangan anda saat hendak memproduksi video:

  • Lebih baik menggunakan pencahayaan natural dibandingkan pencahayaan artificial yang kurang maksimal

  • Jangan lewati sesi color grading saat memasuki proses editing video

  • Gunakan microphone eksternal untuk kualitas suara yang lebih baik


Studi Kasus: Apa yang lebih penting, audio atau visual?

David Lynch, seorang sutradara ternama di Hollywod, mengatakan bahwa visual yang kurang maksimal masih bisa ditoleransi penonton, namun audio yang buruk sering kali menjadi alasan utama mereka tidak menyaksikan video hingga selesai.

Investasi pada kualitas produksi adalah langkah strategis untuk meningkatkan engagement sekaligus kepercayaan audiens.


Adegan branded series Avoskin yang diproduksi Imajinasi.
Adegan branded series Avoskin yang diproduksi Imajinasi.

  1. Call to Action yang Jelas dan Relevan

Video anda harus mampu mendorong penonton untuk beralih ke langkah selanjutnya, yaitu membuat mereka tergerak untuk membeli produk yang dikomersilkan. Inilah pentingnya Call to Action (CTA). CTA bertugas untuk mengarahkan penonton dalam membantu meningkatkan traffic, leads, maupun angka penjualan brand anda.


CTA yang baik harus memiliki beberapa aspek ini;

  • Sense of urgency. Keterbatasan waktu mendorong penonton untuk melakukan aksi.

  • Kata kerja aktif. Buat kalimat yang terdengar seperti perintah.

  • Relevan dengan video. CTA anda harus sesuai dengan pesan video keseluruhan.


Studi Kasus: Seberapa penting CTA pada sebuah video?

Apakah anda familiar dengan kalimat seperti ini?

  • ā€œProduk pada video dapat anda temukan di website kamiā€

  • ā€œIngin tahu lebih lanjut? Hubungi email kamiā€

  • ā€œTulis pendapat anda di kolom komentarā€


Kalimat-kalimat tersebut akan mendorong penonton untuk berinteraksi dengan anda. Studi menunjukkan bahwa video dengan CTA yang jelas dapat meningkatkan conversion rate hingga 30%.



Kesimpulan: Video Adalah Investasi Untuk Brand Anda.

Video yang diproduksi dengan baik dan disertai dengan riset yang mendalam dapat menjadi investasi jangka panjang bagi brand dalam membangun kepercayaan dengan calon konsumen. Memproduksi video dengan kualitas baik membutuhkan upaya yang besar.


Di Imajinasi, kami dapat membuatkan anda iklan berbasis storytelling. Dengan pendekatan yang tepat, video dapat menjadi investasi strategis untuk pertumbuhan brand anda.


Ingin konsultasi gratis bersama Imajinasi? BOOKING SEKARANG


Erven Jovanka adalah seorang creative writer yang telah memenangi beberapa penghargaan dalam bidang kreatif dan penulisan. Erven dikenal karena kemampuannya dalam menganalisis brief dan menerjemahkannya menjadi karya yang menarik dan orisinal. READ MORE



bottom of page